Skip to main content
Aku terbakar dalam ingatan yang begitu tajam
tentang bau tubuh kita yang tersiram hujan
tentang teduh atas rasa yang mendalam
juga tentang bulan dengan satu kedipan
Hujan, rasa dan kedipan
berada dalam titik gusarku saat kau bertahan
memanggilku dan merengek penjelasan
mengapa harus terjadi?
tanyamu, secepat ini?
kau manis sekali saat itu, tentang air mata
yang tumpah menjadi laut kesedihan kita
hingga kata tak mampu mewakilinya
Kita.. berdiri di atas abu-abu
hanya pilu yang menyeru, bersatu menjadi sendu
kemudian berdebu
berharap ada kedipan baru
Sebelumnya
gadis bulan, aku ingin bercerita
hitam putih rasa kita teguk bersama
kujanjikan dunia hanya milik kita berdua
kuberi kau mawar, melati, lavender, anggrek, edelwis bahkan raflesia
semuanya agar kau bercahaya
namun .. kita tiada ikatan cinta
lalu kau tau itu alasan sebagai sabda
bahwa ku biarkan kau bercahaya
Hujan biarkan kulepasmu, gadis bulan
Rasa biarkan bahagiakanmu, gadis bulan
Kedipan biarkan ia ada, gadis bulan
Lagi, aku terbakar dalam ingatan
yang begitu tajam
hingga aku berkedip
kedipan sebelum bulan bercahaya
2017
Comments
Post a Comment