Aku terbakar dalam ingatan yang begitu tajam tentang bau tubuh kita yang tersiram hujan tentang teduh atas rasa yang mendalam juga tentang bulan dengan satu kedipan Hujan, rasa dan kedipan berada dalam titik gusarku saat kau bertahan memanggilku dan merengek penjelasan mengapa harus terjadi? tanyamu, secepat ini? kau manis sekali saat itu, tentang air mata yang tumpah menjadi laut kesedihan kita hingga kata tak mampu mewakilinya Kita.. berdiri di atas abu-abu hanya pilu yang menyeru, bersatu menjadi sendu kemudian berdebu berharap ada kedipan baru Sebelumnya gadis bulan, aku ingin bercerita hitam putih rasa kita teguk bersama kujanjikan dunia hanya milik kita berdua kuberi kau mawar, melati, lavender, anggrek, edelwis bahkan raflesia semuanya agar kau bercahaya namun .. kita tiada ikatan cinta lalu kau tau itu alasan sebagai sabda bahwa ku biarkan kau bercahaya Hujan biarkan kulepasmu, gadis bulan Rasa biarkan bahagiakanmu, gadis bulan Kedipan biarkan ia ada, gadis bulan Lagi, aku terb...