Aku
hanya diam. Ketika rindumu kusimpan sebagai aku. Aku hanya diam. Tegur
sapa ku tahan. Aku hanya diam. Ketika sumbu-sumbu rindumu terlalu basah
untuk mengadu pada api. Aku hanya diam. Takut membuat hatimu terluka.
Aku hanya diam. Aku bersalah. Aku tak seharusnya ada. Hati baru bagimu
masih menunggu. Tapi aku? Serasa perampok yang tak pernah faham hati
siapa yang kucuri. Ah maafkan aku. Aku hanya bisa diam. Ketika melihatmu
mati. Lalu hidup kembali. Menjauh. Satu hal yang kuinginkan, kembalilah
bersamanya. Tetaplah ada bersama..
Catatan siang, 2019
Catatan siang, 2019
Comments
Post a Comment